Jumat, 02 Januari 2009

please, do have a piece of cake..

“Mari dinikmati kuenya
Jangan malu-malu lho
Dinikmati saja
Maaf ya kalo ga terlalu enak
Semua bahannya special lho
Ayo diambil piringnya
Saya ambilkan ya kuenya
Dihabiskan lho..” (waktu)
J

Manusia hidup bagai menikmati kue
Sepotong sepotong
Kue yang tak pernah habis dibagi dalam hitungan waktu
Namun habis dimakan tak tersisa
Lahir sepotong
Mati tak bersisa
Hanya piring yang siap menerima potongan kue lainnya
Selalu lapar dan tak pernah kenyang

Tapi..
Kita bukan potongan kue
Mari berganti peran dengan hidup sebagai kuenya
Dan kita adalah piringnya
Kue nya pun kadang enak kadang basi dan asam

Waktulah yang membagikan kue..
Tuhan lah yang membuat kue dan menyiapkan piring-piringnya

Whose turn is it to wash the dish?
Let me do it..!
Before I take another piece
Before I take another bite

Hmm..yummy..

2 komentar:

Enggar Eka Praptiwi mengatakan...

apalagi kue yang kita mkan adalah kue bkinan qt sendiri.enak ataupun tdk enak qt sendiri yang bs merasakannya.begitu pula hidup pahit manisnya kl qt sendiri yang bisa mengelola dengan cermat maka akan menjadi suatu kebanggaan tersendiri bwt qt...
-btw senang mampir ke blog anda halah..,welcome to de blog!!

Enggar Eka Praptiwi mengatakan...

apalagi kue yg qt mkn adalah yg mana kue bikinan qt sendiri,enak,kurang ataupun tidak enak qt sendiri yg bisa menilai&merasakan,sama halnya seperti pahit manisnya kehidupan jika qt bisa mengelolanya dengan baik&cermat maka akan menjadi suatu kebanggan tersendiri dalam diri qt tanpa orang lain tau,ya ga sey??
_btw senang mampir ke blog anda halah..
_welcome to de club