Kamis, 01 Januari 2009

mimpi

Tak sebersit pun sinar menghujam mimpi
Takut dan hilanglah yang silih berganti
Bertemu pengganti malam dibatas hari
Berpisah dengan gemuruh hati saat mentari

Dan doa yang merintih tak berhenti
Meminta kusudahi semua hidup dan sendiri
Hingga batas tawa dan tangis tiada lagi
Namun sinar segarispun tak menghujam mimpi

Kembali, berganti, berhenti, dan bermimpi lagi

Dunia yang sarat halusinasi
Bertepuk tangan tak kudengar bunyi
Merampas angin dan tak menyentuh diri
Menahan sesak dan tak mampu berdiri
Terpeleset pasrah dalam jurang yang tinggi

Hingga nafas satu persatu hilang pergi
Di penghujung gelisah yang tiada habis menanti
Saat saat indah yang terbawa mati
Hilang ditelan kemurkaan ke bawah bumi
Tak mampu dan kelu terucap ampun pada ilahi

Terbangun dan rindu pada pagi hari
Ku tak ingin bermimpi lagi
Ku ingin selalu terjaga diri
Malam, ampunilah aku, keluarkan aku dari alam ini

Kembali, berganti dan berhenti bermimpi

Tak mampu kuhentikan malam, menanti sang pengganti hari.

Januari 07

Tidak ada komentar: