kucoba semua segala cara
kau membelakangiku kunikmati bayangmu
itulah saja cara yang bisa
untukku menghayatimu
untuk mencintaimu
sesaat dunia jadi tiada
hanya diriku yang mengamatimu dan dirimu yang jauh disana
kutakkan bisa lindungi hati
jangan pernah kautatapkan wajahmu
bantulah aku semampumu
rasakanlah isyarat yang sanggup kau rasa tanpa perlu kau sentuh
rasakanlah harapan impian yang hidup hanya untuk sekejap
rasakanlah langit, hujan, detak, hangat, nafasku
rasakanlah isyarat yang mampu kau tangkap tanpa perlu kuucap
rasakanlah air, udara, bulan, bintang, angin, malam, ruang, waktu, puisi
itulah saja cara yang bisa
(dewi lestari)
Meminjam lagu dewi, untuk ‘bicara’ pada diri sekaligus tuhan, betapa aku rindu.
Kupersembahkan dengan sepaket ember perak berisi airmata satu malam
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar